<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Solok Selatan dari mata Wong Cilik &#187; strategi belajar mengajar</title>
	<atom:link href="http://solselku.wordpress.com/tag/strategi-belajar-mengajar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://solselku.wordpress.com</link>
	<description>Ketika Wong Cilik Bebas Bicara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Nov 2009 03:42:47 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='solselku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/a2107786e13b6d6e3541df3633e49115?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Solok Selatan dari mata Wong Cilik &#187; strategi belajar mengajar</title>
		<link>http://solselku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://solselku.wordpress.com/osd.xml" title="Solok Selatan dari mata Wong Cilik" />
		<item>
		<title>Hakekat Belajar</title>
		<link>http://solselku.wordpress.com/2008/09/05/hakekat-belajar/</link>
		<comments>http://solselku.wordpress.com/2008/09/05/hakekat-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2008 03:36:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>solselku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[strategi belajar mengajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://solselku.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[HAKEKAT BELAJAR
Belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu. Nana Syaodih Sukmadinata (2005)  menyebutkan bahwa sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar.  Lantas, apa sesungguhnya belajar itu ?
Di bawah ini disampaikan tentang pengertian belajar dari para ahli :

Moh. Surya      (1997) :  [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=solselku.wordpress.com&blog=3641963&post=16&subd=solselku&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;">HAKEKAT BELAJAR</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;margin:6pt 0;"><a href="http://solselku.files.wordpress.com/2008/09/image503.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-17" title="image503" src="http://solselku.files.wordpress.com/2008/09/image503.jpg?w=300&#038;h=224" alt="" width="300" height="224" /></a><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dan berperan penting dalam pembentukan pribadi dan perilaku individu. Nana Syaodih Sukmadinata (2005)  menyebutkan bahwa sebagian terbesar perkembangan individu berlangsung melalui kegiatan belajar.  Lantas, apa sesungguhnya belajar itu ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Di bawah ini disampaikan tentang pengertian belajar dari para ahli :</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Moh. Surya      (1997) :  “belajar dapat diartikan sebagai suatu proses yang      dilakukan oleh individu untuk memperoleh perubahan perilaku baru secara      keseluruhan, sebagai hasil dari pengalaman individu itu sendiri dalam      berinteraksi dengan lingkungannya”. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Witherington      (1952) : “belajar merupakan perubahan dalam kepribadian yang      dimanifestasikan sebagai pola-pola respons yang baru berbentuk      keterampilan, sikap, kebiasaan, pengetahuan dan kecakapan”. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Crow &amp;      Crow dan (1958) : “ belajar adalah diperolehnya kebiasaan-kebiasaan,      pengetahuan dan sikap baru”. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Hilgard      (1962) : “belajar adalah proses dimana suatu perilaku muncul perilaku      muncul atau berubah karena adanya respons terhadap sesuatu situasi” </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Di Vesta      dan Thompson (1970) : “ belajar adalah perubahan perilaku yang relatif      menetap sebagai hasil dari pengalaman”. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Gage &amp;      Berliner : “belajar adalah suatu proses perubahan perilaku  yang yang      muncul karena pengalaman” </span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Dari beberapa pengertian belajar tersebut  diatas, kata kunci dari belajar adalah perubahan perilaku. Dalam hal ini, Moh Surya (1997) mengemukakan ciri-ciri dari perubahan perilaku, yaitu : </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-17.85pt;line-height:120%;margin:6pt 0 6pt 17.85pt;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">1</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan yang disadari dan disengaja (intensional). </span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan perilaku yang  terjadi merupakan usaha sadar dan disengaja dari individu yang bersangkutan.  Begitu juga dengan hasil-hasilnya, individu yang bersangkutan menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan, misalnya pengetahuannya semakin bertambah atau keterampilannya semakin meningkat, dibandingkan sebelum dia mengikuti suatu proses belajar. Misalnya, seorang mahasiswa sedang belajar tentang psikologi pendidikan. Dia menyadari bahwa dia sedang berusaha mempelajari tentang Psikologi Pendidikan. Begitu juga, setelah belajar Psikologi Pendidikan dia menyadari bahwa dalam dirinya telah terjadi perubahan perilaku, dengan memperoleh sejumlah  pengetahuan, sikap dan keterampilan yang berhubungan dengan Psikologi Pendidikan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-17.85pt;line-height:120%;margin:6pt 0 6pt 17.85pt;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">2</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan yang berkesinambungan (kontinyu).</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Bertambahnya pengetahuan atau keterampilan yang dimiliki pada dasarnya merupakan kelanjutan dari pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh sebelumnya. Begitu juga, pengetahuan, sikap dan keterampilan yang telah diperoleh itu, akan menjadi dasar bagi pengembangan pengetahuan, sikap dan keterampilan berikutnya. Misalnya, seorang mahasiswa telah belajar Psikologi Pendidikan tentang “Hakekat Belajar”. Ketika dia mengikuti perkuliahan “Strategi Belajar Mengajar”, maka pengetahuan, sikap dan keterampilannya tentang “Hakekat Belajar” akan dilanjutkan dan dapat dimanfaatkan dalam mengikuti perkuliahan “Strategi Belajar Mengajar”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-17.85pt;line-height:120%;margin:6pt 0 6pt 17.85pt;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">3</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan yang fungsional.</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Setiap perubahan perilaku yang terjadi dapat dimanfaatkan untuk kepentingan hidup individu yang bersangkutan, baik untuk kepentingan masa sekarang maupun masa mendatang. Contoh : seorang mahasiswa belajar tentang psikologi pendidikan, maka pengetahuan dan keterampilannya dalam psikologi pendidikan dapat dimanfaatkan untuk mempelajari dan mengembangkan perilaku dirinya sendiri  maupun mempelajari dan mengembangkan perilaku para peserta didiknya kelak ketika dia menjadi guru.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-17.85pt;line-height:120%;margin:6pt 0 6pt 17.85pt;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">4</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan yang bersifat positif.</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan perilaku yang terjadi bersifat normatif dan menujukkan ke arah kemajuan. Misalnya, seorang mahasiswa sebelum belajar tentang Psikologi Pendidikan menganggap bahwa dalam dalam Prose Belajar Mengajar tidak perlu mempertimbangkan perbedaan-perbedaan individual atau perkembangan perilaku dan pribadi peserta didiknya, namun setelah mengikuti pembelajaran Psikologi Pendidikan, dia  memahami dan berkeinginan untuk menerapkan prinsip – prinsip perbedaan individual maupun prinsip-prinsip perkembangan individu jika dia kelak menjadi guru.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-17.85pt;line-height:120%;margin:6pt 0 6pt 17.85pt;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">5</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan yang bersifat aktif.</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Untuk memperoleh perilaku baru, individu yang bersangkutan aktif berupaya melakukan perubahan. Misalnya,  mahasiswa ingin memperoleh pengetahuan baru tentang psikologi pendidikan, maka mahasiswa tersebut aktif melakukan kegiatan membaca dan mengkaji buku-buku psikologi pendidikan, berdiskusi dengan teman tentang psikologi pendidikan dan sebagainya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-17.85pt;line-height:120%;margin:6pt 0 6pt 17.85pt;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">6</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan yang bersifat pemanen.</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan perilaku yang diperoleh dari proses belajar cenderung menetap dan menjadi bagian yang melekat dalam dirinya. Misalnya, mahasiswa belajar mengoperasikan komputer, maka penguasaan keterampilan mengoperasikan komputer tersebut akan menetap dan melekat dalam diri mahasiswa tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-17.85pt;line-height:120%;margin:6pt 0 6pt 17.85pt;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">7</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan yang bertujuan dan terarah.</span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Individu melakukan kegiatan belajar pasti ada tujuan yang ingin dicapai, baik tujuan jangka pendek, jangka menengah  maupun jangka panjang. Misalnya, seorang mahasiswa belajar psikologi pendidikan, tujuan yang ingin dicapai dalam panjang  pendek mungkin dia ingin memperoleh pengetahuan, sikap dan keterampilan tentang psikologi pendidikan yang diwujudkan dalam bentuk kelulusan dengan memperoleh nilai A. Sedangkan tujuan jangka panjangnya dia ingin menjadi guru yang efektif dengan memiliki kompetensi yang memadai tentang  Psikologi Pendidikan. Berbagai aktivitas dilakukan dan diarahkan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:-17.85pt;line-height:120%;margin:6pt 0 6pt 17.85pt;"><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">8</span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"> </span></strong><strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan perilaku secara keseluruhan. </span></strong><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Perubahan perilaku belajar bukan hanya sekedar memperoleh pengetahuan semata, tetapi termasuk memperoleh pula perubahan dalam sikap dan  keterampilannya. Misalnya, mahasiswa belajar tentang “Teori-Teori Belajar”, disamping memperoleh informasi atau pengetahuan tentang “Teori-Teori Belajar”, dia juga  memperoleh sikap tentang pentingnya seorang guru menguasai “Teori-Teori Belajar”. Begitu juga, dia memperoleh keterampilan dalam  menerapkan  “Teori-Teori Belajar”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Menurut Gagne (Abin Syamsuddin Makmun, 2003), perubahan perilaku yang merupakan hasil belajar dapat berbentuk :</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Informasi      verbal</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">; yaitu      penguasaan informasi dalam bentuk verbal, baik secara tertulis maupun      tulisan, misalnya pemberian nama-nama terhadap suatu benda, definisi, dan      sebagainya. </span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Kecakapan      intelektual</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">; yaitu keterampilan individu dalam melakukan      interaksi dengan lingkungannya dengan menggunakan simbol-simbol, misalnya:      penggunaan simbol matematika. Termasuk dalam keterampilan intelektual      adalah kecakapan dalam membedakan (<em>discrimination</em>), memahami konsep      konkrit, konsep abstrak, aturan dan hukum. Ketrampilan ini sangat      dibutuhkan dalam menghadapi pemecahan masalah. </span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Strategi      kognitif</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">;       kecakapan individu untuk melakukan pengendalian dan pengelolaan      keseluruhan aktivitasnya. Dalam konteks proses pembelajaran, strategi      kognitif yaitu kemampuan mengendalikan ingatan dan cara – cara      berfikir  agar terjadi aktivitas yang efektif. Kecakapan       intelektual menitikberatkan pada hasil pembelajaran, sedangkan strategi      kognitif lebih menekankan pada pada proses pemikiran. </span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Sikap</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">; yaitu      hasil pembelajaran yang berupa kecakapan individu untuk memilih macam      tindakan yang akan dilakukan. Dengan kata lain. Sikap adalah keadaan dalam      diri individu yang akan memberikan kecenderungan vertindak dalam      menghadapi suatu obyek atau peristiwa, didalamnya terdapat unsur      pemikiran, perasaan yang menyertai pemikiran dan kesiapan untuk bertindak. </span></li>
<li class="MsoNormal"><em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Kecakapan      motorik</span></em><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">; ialah      hasil belajar yang berupa kecakapan pergerakan yang dikontrol oleh otot      dan fisik. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;margin:6pt 0;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Sementara itu, Moh. Surya (1997) mengemukakan bahwa hasil belajar akan tampak dalam :</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Kebiasaan;      seperti : peserta didik belajar bahasa berkali-kali menghindari      kecenderungan penggunaan kata atau struktur yang keliru, sehingga akhirnya      ia terbiasa dengan penggunaan bahasa secara baik dan benar. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Keterampilan;      seperti : menulis dan berolah raga yang meskipun sifatnya motorik,      keterampilan-keterampilan itu memerlukan koordinasi gerak yang teliti dan      kesadaran yang tinggi. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Pengamatan;      yakni proses menerima, menafsirkan, dan memberi arti rangsangan yang masuk      melalui indera-indera secara obyektif sehingga peserta didik mampu      mencapai pengertian yang benar. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Berfikir      asosiatif; yakni berfikir dengan cara mengasosiasikan sesuatu dengan      lainnya dengan menggunakan daya ingat. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Berfikir      rasional dan kritis yakni menggunakan prinsip-prinsip dan dasar-dasar      pengertian dalam menjawab pertanyaan kritis seperti “bagaimana” (<em>how</em>)      dan “mengapa” (<em>why</em>). </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Sikap      yakni kecenderungan yang relatif menetap untuk bereaksi dengan cara baik      atau buruk terhadap orang atau barang tertentu sesuai dengan pengetahuan      dan keyakinan. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Inhibisi      (menghindari hal yang mubazir). </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Apresiasi      (menghargai karya-karya bermutu. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="IN">Perilaku      afektif yakni perilaku yang bersangkutan dengan perasaan takut, marah,      sedih, gembira, kecewa, senang, benci, was-was  dan sebagainya. </span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:120%;"><span style="font-size:12pt;line-height:120%;font-family:&quot;" lang="IN">Sedangkan menurut Bloom, perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil belajar meliputi perubahan dalam kawasan (domain) kognitif, afektif dan psikomotor, beserta tingkatan aspek-aspeknya. </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/solselku.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/solselku.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/solselku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/solselku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/solselku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/solselku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/solselku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/solselku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/solselku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/solselku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/solselku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/solselku.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=solselku.wordpress.com&blog=3641963&post=16&subd=solselku&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://solselku.wordpress.com/2008/09/05/hakekat-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/292a3c6e660ecfa8a7e6ba7bc4a089f4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">solselku</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://solselku.files.wordpress.com/2008/09/image503.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">image503</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>